Waters of Life

Biblical Studies in Multiple Languages

Search in "Indonesian":

Home -- Indonesian -- Lukas -- 065 (Yesus dan Tiga Pengikut dengan Temperamen yang Berbeda-beda)

This page in: -- Arabic -- English -- INDONESIAN -- Russian

Previous Lesson -- Next Lesson

LUKAS - Kristus, Juruselamat Dunia
Pelajaran-pelajaran dari Injil Kristus Menurut Lukas

BAGIAN 4 - Pelayanan Yesus dalam Perjalanan ke Yerusalem (Lukas 9:51 - 19:27)

2. Yesus dan Tiga Pengikut dengan Temperamen yang Berbeda-beda (Lukas 9:57-62)


LUKAS 9:57-58
57 Ketika Yesus dan murid-murid-Nya melanjutkan perjalanan mereka, berkatalah seorang di tengah jalan kepada Yesus: "Aku akan mengikut Engkau, ke mana saja Engkau pergi." 58 Yesus berkata kepadanya: "Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya..”

Dalam perjalanan ke Yerusalem untuk menyerahkan diri-Nya ke kayu salib, Yesus berbicara kepada banyak orang. Salah seorang dari mereka sangat terkesan dengan hikmat Yesus, dan sangat bersemangat untuk langsung mengikuti Dia. Ia menemukan di dalam diri Yesus pribadi seorang Guru yang dipenuhi dengan hikmat Allah. Ia juga merindukan kebenaran dan kekudusan. Tetapi Yesus menunjukkan kepadanya bahwa mengikuti jalan Anak Allah sama sekali tidak mudah. Orang-orang yang mengikuti Dia bukanlah orang-orang yang berkedudukan tinggi, dan Ia juga tidak memiliki jabatan atau kekayaan duniawi, bahkan Ia miskin, dihina dan dianiaya. Musuh-musuh Kristus menanti saat untuk membunuh-Nya; karena itu Ia tidur di luar rumah dan di padang gurun sehingga tidak ada yang menemukan Dia. Jadi sang Pencipta dunia menjadi lebih miskin daripada binatang liar. Serigala yang cerdik menggali lubang untuk anak-anaknya, tetapi Anak Manusia tidak memiliki rumah. Burung berterbangan dengan bebas di angkasa, dan menempatkan telur-telurnya di sarang yang hangat, tetapi sang Juruselamat dunia tidak memiliki tempat bernaung untuk para pengikut-Nya, karena Ia sendiri tidak memiliki tempat kediaman dan ditolak oleh bangsa-Nya sendiri. Barangsiapa mengikuti Kristus akan menemukan dirinya dimusuhi dengan penuh kebencian dan hidupnya selalu terancam di dunia ini. Apakah anda masih tetap ingin mengikut Yesus? Pikirkan baik-baik sebelum anda memutuskan.

LUKAS 9:59-60
59 Lalu Ia berkata kepada seorang lain: "Ikutlah Aku!" Tetapi orang itu berkata: "Izinkanlah aku pergi dahulu menguburkan bapaku." 60 Tetapi Yesus berkata kepadanya: "Biarlah orang mati menguburkan orang mati; tetapi engkau, pergilah dan beritakanlah Kerajaan Allah di mana-mana.”

Orang ini tidak terlalu bersemangat seperti orang pertama tadi, dan ia cukup lambat dalam mengambil keputusan, meskipun hatinya sudah dihangatkan oleh kasih orang Nazaret itu. Dia yang Mahatahu mengerti isi hati orang itu, dan mau menolongnya untuk menyingkap keraguannya. Karena itu Yesus mengakhiri keraguan orang itu dengan mengatakan, “Ikutlah Aku.” Tetapi orang yang menerima panggilan itu, tidak mau taat kepada firman yang sangat unik dari Allah itu. Orang itu begitu terbebani dan memikirkan mengenal tugas-tugas baktinya. Karena ayahnya baru meninggal dunia, ia mulai berpikir untuk memisahkan diri dari kelompok pengikut Yesus dan tenggelam di dalam gelombang kesedihannya sendiri di rumah. Namun Yesus tidak mau meninggalkan orang yang baru percaya itu tenggelam di dalam keputus-asaan dan air mata, tetapi ingin membawa dia masuk ke dalam kerajaan sukacita-Nya, dan meneguhkan dia di dalam keluarga Allah. Inilah sebabnya sang Penguasa Kehidupan itu mengatakan bahwa orang yang hidup itu juga mati, karena semua manusia juga mati di dalam dosanya dan membawa di dalam dirinya benih-benih kematian. Semua orang hidup yang memberikan pertolongan duniawi kepada orang-orang lain sebenarnya juga sedang menguburkan mereka, karena ia sedang menuntun mereka menuju kepada kebinasaan alam maut dan bukannya membawa mereka ke surga. Orang-orang Kristen sejati adalah seperti sang Pemberi Kehidupan sendiri, karena Kristus memampukan mereka untuk mengambil bagian di dalam kuasa-Nya untuk membawa orang lain yang sedang mati di dalam pelanggarannya, untuk menuju kepada kehidupan kekal melalui kabar baik Injil. Barangsiapa percaya akan mendapatkan hidup, dan yang tidak percaya akan mati.

Kristus meminta agar orang yang sudah dipanggil-Nya melakukan hal yang aneh dan nampak tidak masuk akal bagi kebanyakan orang. Ia meminta mereka untuk melepaskan diri dari kebiasaan dan menanggalkan tugas terhadap keluarganya agar ia bisa langsung menerima kepenuhan kehidupan dari Allah. Kristus tidak memerintahkan hal itu kepada setiap orang, tetapi hanya kepada beberapa orang tertentu saja. Artinya, anda tidak perlu menolak menguburkan ayah anda ketika beliau meninggal dunia, tetapi anda juga harus menunjukkan kehidupan di dalam sukacita Kristus yang mau melayani dan merendahkan diri di depan keluarga anda, sehingga ayah anda tergerak untuk bertanya tentang hal itu, dan kemudian kehidupannya juga akan diperbaharui melalui doa anda dan pemberitaan Injil yang anda lakukan. Apakah anda seorang saksi untuk kehidupan kekal, atau anda juga termasuk orang mati yang sedang menguburkan orang mati?

LUKAS 9:61-62
61 Dan seorang lain lagi berkata: "Aku akan mengikut Engkau, Tuhan, tetapi izinkanlah aku pamitan dahulu dengan keluargaku." 62 Tetapi Yesus berkata: "Setiap orang yang siap untuk membajak tetapi menoleh ke belakang, tidak layak untuk Kerajaan Allah.”

Ada orang yang ketiga datang kepada Yesus dengan segenap hatinya, namun kata “tetapi” yang diucapkannya menjadi abagaikan pisai yang memutuskan ikatan antara banyak orang yang sebenarnya siap untuk percaya, dengan Yesus Tuhan mereka. Apa yang menghambat anda untuk sepenuhnya mengikut Kristus? Hubungan anda dengan keluarga, atau kebutuhan sehari-hari anda? Tuhan meminta anda untuk memisahkan diri anda sepenuhnya dari sanak keluarga dan untuk siap menjadi miskin, lapar dan menyangkal diri. Mengikut Yesus tidak bisa dilakukan tanpa adanya keputusan suci dan tekad yang bulat. Anda tidak akan bisa melayani dua tuan.

Kristus memperingatkan orang-orang yang mau mengikut Dia agar mereka tidak menoleh ke belakang kepada masa lalu mereka yang cemar, sehingga mereka tidak menjadi seperti seorang petani yang membajak tanahnya dengan sekuat tenaga, tetapi yang kemudian menoleh ke belakang dan berubah pikiran. Arahkan hati anda kepada kasih karunia Kristus, pisahkan diri anda sepenuhnya dari roh yang lama, dan beranikan diri untuk masuk ke dalam kerajaan Allah sehingga anda bisa menjadi petani yang membajak dengan bijaksana bagi Allah, dan menghasilkan buah-buah yang baik.

DOA: Oh Tuhan yang kudus, hamba tidak layak mengikut Engkau. Engkau mengenal hati hamba, yang bodoh dan penuh keraguan dalam mengambil keputusan sehingga selalu menunda-nunda dan tidak bisa langsung mengikut Engkau, dan terus merasa bimbang ketika harus membuat keputusan yang kuat. Tuhan, berikan kepada hamba hati yang baru, yang sangat mengasihi Engkau, dan langsung siap melakukan kehendak-Mu.

PERTANYAAN 74: Bagaimanakah cara Yesus menunjukkan dengan jelas tentang tiga jenis orang yang mau mengikuti-Nya untuk mengikut Dia dengan benar?

www.Waters-of-Life.net

Page last modified on April 26, 2017, at 02:44 PM | powered by PmWiki (pmwiki-2.2.109)