Waters of Life

Biblical Studies in Multiple Languages

Search in "Indonesian":
Home -- Indonesian -- Matthew - 092 (The Baptist´s Disciples Question)
This page in: -- Arabic -- Armenian -- Azeri -- Bulgarian -- English -- French -- Hebrew -- Hungarian? -- INDONESIAN -- Latin? -- Peul? -- Polish -- Russian -- Spanish? -- Uzbek -- Yiddish

Previous Lesson -- Next Lesson

MATIUS - Bertobatlah, Kerajaan Kristus Sudah Dekat!
Belajar dari Injil Kristus menurut Matius
BAGIAN 2 - Kristus Mengajar dan Melayani di Galilea (Matius 5:1 - 18:35)
B – Mujizat Kristus di Kapernaum dan Sekitranya (Matius 8:1 - 9:35)

9. Pertanyaan Murid Yohanes Pembaptis Tentang Puasa (Matthew 9:14-17)


MATIUS 9:16-17
16 Tidak seorang pun menambalkan secarik kain yang belum susut pada baju yang tua, karena jika demikian kain penambal itu akan mencabik baju itu, lalu makin besarlah koyaknya. 17 Begitu pula anggur yang baru tidak diisikan ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian kantong itu akan koyak sehingga anggur itu terbuang dan kantong itu pun hancur. Tetapi anggur yang baru disimpan orang dalam kantong yang baru pula, dan dengan demikian terpeliharalah kedua-duanya.
(Roma 7:6)

Perbedaan antara Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, antara Injil dengan agama lain, lebih dalam dilahirkan kembali dari air dan Roh yang kita pikirkan dan kita rasakan. Agama banyak memperingatkan manusia mengenai hari penghukuman dan semuanya, kecuali Injil Kristus, mengajarkan kepada pengikut mereka mengenai mentaati banyak hukum sebaik mungkin untuk menyenangkan Allah. Pengorbanan, memberi sedekah, berpuasa, berdoa, perbuatan baik dan berperang bagi Allah dianggap sebagai tugas dan kewajiban yang akan diberi upah oleh Allah. Banyak ritual dan agama menggambarkan Allah sebagai pedagang dengan timbangan yang besar di tangan-Nya. Dosa diletakkan di salah satu sisi timbangan, sedangkan kebaikan dan doa ditempatkan di sisi lainnya. Timbangan itu akan menentukan yang mana yang lebih berat yang kemudian akan menentukan nasib dari orang yang bersangkutan. Keyakinan ini tidak cocok dengan seluruh berita Kristus di dalam Perjanjian Baru.

Yesus Kristus mengajarkan kepada kita bahwa semua manusia sepenuhnya berdosa tanpa kecuali, dan tidak seorangpun yang bisa melakukan kebaikan. Inilah sebabnya Kristus menempatkan kebaikan-Nya, kebenaran-Nya dan anugerah-Nya di timbangan Allah itu untuk menambah berat kepada kebaikan kita sehingga kasih-Nya bisa melenyapkan semua kesalahan kita. Pengorbanan-Nya melenyapkan semua hukuman kita, karena kita bukan diselamatkan karena kesalehan kita melainkan karena anugerah-Nya yang cuma-cuma. Juga, anda diselamatkan oleh iman anda, bukan oleh perbuatan anda. Iman kita menyatukan kita dengan Juruselamat, dan Roh Kudus-Nya di dalam kehidupan kita adalah kehidupan baru bagi kita.

Demikianlah, kehidupan anda akan menjadi pujian, tekad dan pelayanan kepada Pembebas anda. Jangan tetap ada dalam kesedihan dan dukacita, tetapi bersukacitalah di dalam perlindungan Allah. Jangan menulikan telinga kepada Allah, tetapi berusahalah untuk keselamatan orang-orang lain, karena anda sudah dengan cuma-cuma dibenarkan oleh sang Tersalib itu. Kristus sudah membuat anda bisa memiliki persekutuan dengan Bapa-Nya, dan darah Kristus yang ditunjukkan di dalam air anggur (sebagai lambang) yang membasuhkan anda sepenuhnya dari segala dosa anda. Roh Kudus membawa anda kepada kemerdekaan sebagai anak-anak Allah didasarkan kepada sukacita kasih dan pelayanan.

Jangan mencampurkan kedua kebenaran itu karena keduanya tidak akan pernah cocok, sebab pembenaran oleh hukum dan semua ritual itu bertentangan dengan pembenaran oleh iman. Kesalehan atas dasar peraturan tidak membawa kepada keselamatan oleh anugerah; dan kemerdekaan anak-anak Allah sama sekali berbeda dengan mereka yang mendasarinya dengan hukum dan ritual mereka. Barangsiapa berusaha untuk memperbaharui masyarakatnya dengan memakai sistem yang kaku akan gagal, karena roh yang baru membutuhkan anugerah kelahiran baru dan aturan yang baru. Lebih baik menciptakan kelompok kecil dengan roh Injil sukacita, dibandingkan membentuk kelompok masyarakat yang besar yang berpegang kepada kebiasaan lama dan tidak disiapkan untuk adanya perubahan dari dalam.

DOA: Oh Bapa surgawi, kami berterima kasih karena Engkau sudah mengundang kami masuk ke dalam perjanjian yang baru dan memerdekakan kami dari tipu daya pembenaran diri sendiri. Kami adalah orang-orang berdosa, tetapi Kristus sudah membenarkan kami dengan sempurna. Ajarkanlah kepada kami untuk melayani Engkau di dalam sukacita surgawi dan memberikan kemampuan kepada kami untuk menemukan masyarakat yang didasarkan kepada anugerah dan gereja yang hidup sehingga kami bisa bergabung dan dipelihara bersama di dalam persekutuan-Mu.

PERTANYAAN 94: Mengapa mustahil untuk meletakkan anggur baru Injil ke dalam kirbat lama dari hukum?

www.Waters-of-Life.net

Page last modified on October 09, 2012, at 08:29 AM | powered by PmWiki (pmwiki-2.2.109)